Bupati Jember Gus Fawait: Pariwisata dan JFC Jadi Program Unggulan Kabupaten Jember

Bupati Jember Gus Fawait: Pariwisata dan JFC Jadi Program Unggulan Kabupaten Jember

 

IndonesiaInteraktif.com, Jember - Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember untuk menghadirkan berbagai agenda yang tidak hanya menghibur masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata.

Hal tersebut disampaikan Gus Fawait dalam sesi Pro Gus’e yang digelar di SMP Negeri 1 Jember.

Salah satu agenda unggulan yang menjadi perhatian adalah Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026. Festival busana jalanan kebanggaan Indonesia tersebut dipastikan kembali digelar dan ditargetkan menjadi magnet wisata yang menarik perhatian masyarakat nasional maupun internasional.

“JFC akan diselenggarakan mulai 24 Juli hingga puncak acaranya pada 26 Juli 2026,” ujar Gus Fawait pada Jumat (17/7/2026).

Menurut Gus Fawait, JFC masih menyandang predikat sebagai salah satu karnaval terbesar di dunia, bahkan menempati posisi kedua setelah Karnaval Rio de Janeiro di Brasil. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Jember akan mengoptimalkan promosi melalui berbagai media massa dan platform digital untuk menarik lebih banyak wisatawan.

“Kami menggarap agenda ini dengan sangat serius. Melalui promosi digital yang masif, kami optimistis JFC 2026 akan berlangsung lebih semarak dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” katanya.

Selain JFC, kemeriahan bulan Juli juga akan diwarnai dengan agenda olahraga dunia. Pemerintah Kabupaten Jember akan menggelar nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 pada 20 Juli 2026 di Alun-Alun Kabupaten Jember.

Menurut Gus Fawait, kegiatan tersebut dikemas sebagai pesta rakyat yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Selain menjadi ajang kebersamaan, acara itu juga diharapkan mampu menggerakkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pedagang kaki lima di sekitar lokasi.

“Tidak ada area khusus atau fasilitas istimewa. Bupati, jajaran kepala dinas, hingga masyarakat akan berbaur dan duduk lesehan bersama di alun-alun,” ujarnya.

Dengan berbagai agenda berskala besar tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi festival dan pariwisata unggulan di Jawa Timur pada paruh kedua tahun 2026.

Tidak hanya JFC dan nobar final Piala Dunia, sejumlah kegiatan lain juga telah dijadwalkan berlangsung sepanjang Juli hingga Agustus 2026, di antaranya:

* Ngaji dengan Cinta – 26 Juli 2026.
* JKCI Festival 2026 – 31 Juli hingga 1 Agustus 2026.
* Jember Bersholawat – 5 Agustus 2026.
* International Jember Marching Carnival – 7–9 Agustus 2026.
* Konser Cinta NKRI – 17 Agustus 2026.
* Sholawatan dan Ancak Agung – 23 Agustus 2026.
* Tajemtra 2026 – 29 Agustus 2026.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember berharap sektor pariwisata semakin berkembang, kunjungan wisatawan meningkat, dan perputaran ekonomi masyarakat dapat terus tumbuh secara berkelanjutan.

[Salman]