Siapa Bilang  Gusril Pausi Tidak Membangun Kaur !!! Puskesmas Megah di Dusun Laman [Part-1]

 

Indonesisinteraktif.com - Karena banyaknya  berita-berita miring yang  mengatakan bahwa di era Gusril Pausi, Kabupaten Kaur tidak banyak pembangunannya, maka pewarta  bersama Tim, tertarik untuk melakukan verifikasi, konfirmasi dan klarifikasi berbagai berita yang selama ini banyak dihembuskan ke publik tersebut. Apakah benar isue itu ?, ataukah hanya isue negatif yang dihembuskan para pencela  untuk menjatuhkan Gusril Pausi, sang petahana yang dari hari ke hari dukungan masyarakat kepada beliau samakin bertambah banyak. 

Sabtu (7/11/2020), jam 06.00 WIB pagi, pewarta bergerak di dalam senyap  untuk berkunjung ke Kaur. Sebagai jurnalis, peneliti, pengajar dan tenaga ahli saya berusaha untuk menyajikan berita secara objektif. Sabtu pagi yang dingin, kami mulai bergerak ke Kaur. Tujuan kami adalah melihat kondisi pembangunan di Kaur. 

Setelah makan pagi di Rumah Makan Riung Bandung (sekitar 1994, yang punya RM. Riung Bandung Manna, adalah juru masak di camp proyek kami). Kami terus melaju dengan kecepatan tinggi dan terkendali menuju Kaur. Kaur bukan hal yang baru bagi saya. Pada tahun  1994 saat pertama kali bertugas di Departemen Pekerjaan Umum (DPU), saya sempat bertugas pengawas lapangan pembangunan jalan Tanjung Iman - Muara Saung - Muara Dua pada Proyek Pembangunan Jalan Nasional Provinsi Bengkulu serta menjadi pengawas pengawas pembangunan jembatan di poros Tanjung Iman - Muara Sahung.

Kami sempat berhenti sejenak di tugu Selamat Datang Kaur yang indah, ternyata setelah kami verifikasi, klarifikasi dan konfirmasi data yang kami punya ternyata benar tugu tersebut benar dibangun pada masa pemerintahan Gusril Pausi.

Verifikasi data (pemeriksaan kebenaran data), klarifikasi data (mengulang sebuah informasi, untuk memastikan informasi yang disampaikan agar tidak salah penangkapannya) dan konfirmasi data (penegasan terhadap data yang akan digunakan) sangat penting dilakukan oleh para jurnalis, tanpa dilaksanakan hal tersebut menurut Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry CH Bangun, penulis tersebut bukanlah seorang jurnalis dan terhadap yang bersangkutan tidak berlaku UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

“Berita tanpa verifikasi dan klarifikasi bukanlah produk pers dan melanggar kode etik jurnalistik,” kata Wakil Ketua Dewan Pers, yang juga Wartawan Senior ini.

Entah alasan apa, saat ini masih banyak jurnalis, bahkan juga jurnalis senior yang menulis berita tanpa verifikasi, klarifikasi dan konfirmasi data yang digunakan sebagai bahan berita. Bahkan ada jurnalis yang menulis berita sesuai keinginan pribadinya sendiri. Mencampur adukkan berita dengan kepentingan pribadi bahkan menyerang orang yang tidak disukainya dalam berita yang dibuatnya.

Sesampai di Kaur kami langsung menuju Nasal untuk mengunjungi Puskesmas terbaik  di Kabupaten Kaur, mungkin juga se Provinsi Bengkulu.

Mengenai pembangunan Puskesmas Megah Muara Nasal ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur, Azwar mengatakan bahwa pembangunan Puskesmas Megah di Muara Nasal adalah ise Bupati Gusril Pausi pada tahun 2019. Dengan mempertimbangkan luas wilayah dan jaraknya yang cukup jauh dari Rumah Sakit Umum Daerah Kaur (40 km).

”Puskesmas Muara Nasal dibangun atas ide Bupati Gusril Pausi pada tahun 2017. Dengan mempertimbangkan luas wilayah dan jaraknya dengan rumah sakit di Bintuhan sekitar 40 km. Pembangunan rumah sakit juga atas dukungan masyarakat yang memerlukan rumah sakit lengkap yang dekat dengan tempat tinggal mereka. Saat ini masyarakat sangat antusias untuk berobat ke Puskesmas tersebut, apalagi karena fasilitas kesehatan dapat diletakkan ditengah-tengah masyaraka,” Kata Azwar.

”Dokter umum baru 2 orang, Kita sangat memburuhkan juga dokter spesialis dan saat ini kita juga sudah mengusulkan ke BPKSDMK. Dokter spesialis yang dibutuhkan adalah spesialis penyakit dalam dan penyakit anak,”  pungkas Azwar.

Setelah puas kami melihat bangunan dan fasilitas kesehatan yang ada di Puskesmas, selanjutnya kami menuju Tri Jaya di Kecamatan Nasal yang dulu terisolir untuk melihat ‘jalan hotmix di tengah dusun laman’ yang juga dibangun di era Bupati Gusril Pausi.

Besoknya Minggu (8/11/2020) kami menuju Padang Guci untuk melihat Puskesmas yang sangat kokoh dan gagah di Padang Guci, lalu menuju Bintuhan  untuk melihat ‘Puskesmas Bertingkat di Dusun Laman’. Kami juga sempat mengunjungi pusat kuliner yang ads di Bintuhan yang dibangun atas prakarsa Gusril Pausi di era pertama beliau menjadi Bupati.

Pada part-1 ini, kami akan mengulas tentang UPT Puskesmas Muara Nasal di Kabupaten Kaur. Yang lainnya akan kami ulas di part-2 dan part-3.

Saksikan saja pada video youtube di bawah ini.

 

Dr. Ir. H. Herawansyah, S.Ars., M.Sc., MT, IAI

Bersambung ke part-2