Pemprov Riau dan Baznas RI Sinergi Tingkatkan Layanan Rumah Singgah bagi Mustahik

Pemprov Riau dan Baznas RI Sinergi Tingkatkan Layanan Rumah Singgah bagi Mustahik

 

Indonesiainteraktif.com, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memperkuat kerja sama dalam pengelolaan zakat serta peningkatan pelayanan rumah singgah bagi masyarakat kurang mampu atau mustahik yang sedang menjalani pengobatan medis.

Sinergi tersebut menjadi salah satu upaya mengoptimalkan potensi zakat di daerah agar dapat memberikan manfaat lebih luas, khususnya dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan sosial dan ekonomi.

Pimpinan Organisasi, Kelembagaan dan Pembinaan Daerah Baznas RI, Saidah Sakwan, mengatakan pengelolaan zakat perlu diselaraskan dengan program pembangunan pemerintah daerah sehingga penyalurannya lebih tepat sasaran dan mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, Provinsi Riau memiliki potensi penghimpunan zakat yang cukup besar, terutama dari sektor perkebunan kelapa sawit serta unit pengumpul zakat (UPZ) yang berada di lingkungan sekolah.

Ia mencontohkan keberhasilan salah satu koperasi di Kabupaten Kampar yang mampu menghimpun dan mengelola zakat dari petani sawit hingga mencapai miliaran rupiah dalam setahun.

“Riau itu, Pak, potensinya besar sekali. Kemarin kami ke Kabupaten Kampar, ada satu koperasi yang mengelola zakat petani sawit. Setahun bisa mengelola Rp1,6 miliar,” kata Saidah.

Saidah juga menegaskan bahwa dana zakat yang dihimpun Baznas di daerah tidak dipotong untuk kepentingan pusat. Seluruh dana tersebut dikelola di daerah masing-masing untuk membantu penanggulangan kemiskinan dan memenuhi kebutuhan para mustahik setempat.

Selain optimalisasi penghimpunan zakat, ia menekankan perlunya peningkatan kapasitas rumah singgah pasien Baznas Provinsi Riau. Fasilitas tersebut dinilai penting untuk membantu pasien dari keluarga kurang mampu yang harus menjalani pengobatan jauh dari tempat tinggalnya.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyatakan dukungan pemerintah provinsi terhadap penguatan peran Baznas dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat.

Dukungan tersebut di antaranya melalui penyediaan fasilitas perkantoran serta rencana penyiapan lahan untuk pembangunan rumah singgah yang lokasinya berdekatan dengan rumah sakit.

Menurut SF Hariyanto, keberadaan rumah singgah akan sangat membantu masyarakat dari berbagai daerah di Riau yang harus datang ke rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Harapan kita ke depan, saya ingin juga nanti membuatkan rumah singgah di dekat rumah sakit terdekat untuk masyarakat yang jauh-jauh bisa tinggal di rumah singgah Baznas, karena ini sangat membantu kemasyarakatan kita,” ucap Hariyanto.

Sementara itu, Saidah menilai dukungan kepala daerah menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan program Baznas, terutama untuk membantu mustahik yang belum terjangkau oleh berbagai program pelayanan sosial.

“Dengan Baznas, Pak Gubernur punya keleluasaan untuk menangani persoalan mustahik yang enggak bisa dijangkau, dan saya kira Riau punya potensi itu,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara Baznas dan Pemprov Riau, pengelolaan zakat diharapkan semakin optimal serta mampu memperkuat pelayanan sosial, termasuk menyediakan akses tempat tinggal sementara bagi pasien dan keluarga mustahik yang membutuhkan selama menjalani pengobatan.