IndonesiaInteraktif.com, Bengkulu Selatan -- Dalam menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan antar umat beragama Pemerintah Daerah Bengkulu Selatan ikuti perayaan Natal dan Tahun baru (Nataru) 2024 di gereja GEKISIA Desa Palak Bengkerung Kecamatan Air Nipis, Rabu malam (20/12/23).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Bengkulu Selatan dalam hal ini diwakilkan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bengkulu Selatan, Ir. Susmanto, MM dan dihadiri juga beberapa pejabat Eselon II Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan.
Pada perayaan natal dan tahun baru kali ini jemaat GEKISIA mengangkat tema “Keluar dari Kegelapan dan Jadilah Berkat”.
Dalam sambutannya Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bengkulu Selatan, Ir. Susmanto, MM mengatakan Atas nama Bupati Bengkulu Bengkulu Selatan menyampaikan permohonan maaf karena bupati tidak bisa hadir secara langsung.
” Jadi pada perayaan ini Bupati belum bisa ikut hadir, namun Bupati akan tetap memberikan ucapan selamat natal kepada jemaat Gekesia melalui video conference,” ucapnya.
Tidak hanya itu Susmanto juga menyampaikan Pemkab Bengkulu Selatan akan selalu mendukung seluruh kegiatan keagamaan di daerah ini. Termasuk kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh umat kristiani.
” Toleransi antar umat beragama itu harus kita tegakkan dan ini dilakukan untuk mewujudkan Kabupaten Bengkulu Selatan yang religius serta menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan antar umat beragama,” ujarnya.
Ia berharap dengan segala toleransi yang ada dalam pelaksanaan perayaan Nataru 2024 ini, bisa menjadi modal dan bekal untuk membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini.
” Karena harus dengan persatuan kita bisa mencapai tujuan membangun bangsa dan negara termasuk membangun Kabupaten Bengkulu Selatan, semuanya harus bersatu tanpa membedakan suku, tanpa membedakan agama, ataupun apapun perbedaan-perbedaan, harus semua bersatu (karena) kita ada yang namanya Bhineka Tunggal Ika, kita ada yang namanya berbeda-beda tapi satu tujuan, tentu ini bukan hanya jargon, ini adalah betul-betul bagaimana kita bisa membangun secara bahu-membahu,” pungkasnya.
Pada Rangkaian dan Prosesi Perayaan Natal ini dipimpin Pendeta Aris Elisa Temboy, M.Th dari Palembang. Dalam Khotbah nya, Pendeta Aris Elisa Temboy, M.Th mengajak seluruh jamaat senantiasa memberi pencerahan dan menjadi manusia yang dapat memberi manfaat bagi lingkungannya masing masing sehingga dapat memberi penerangan untuk kehidupan dan masyarakat.
Sumber : Media Center Kabupaten Bengkulu Selatan