IndonesiaInteraktif.com, Bengkulu -- Sangat sulit bagi masyarakat Bengkulu untuk mencari dan menikmati beras Bengkulu di kawasan Dusun Besar, Surabaya, dan Rawah Makmur. Salah seorang pengusaha beras, Adi menjelaskan bahwa beras asal kota Bengkulu bukan tidak ada, namun hanya dinikmati oleh petani pemilik sawah tersebut saja.
Hal itu karena hasil panen mereka sangat sedikit. Sehingga jarang sekali dijual ke penampung beras. Jika berlebih, petani biasanya hanya menjual kepada tetangga atau kerabat, tidak sampai ke tingkat pasar. Hal itu karena hasil panen yang tidak maksimal karena panen setahun sekali.
“Bagaimana petani Bengkulu mau menjual beras ke pasar, sedangkan untuk kebutuhan pokok pribadi keluarganya saja kadang masih kurang. Biasanya cukup untuk mereka saja atau tetangga,” ujar Adi ( 2/2/24).
“Beras yang diminati di Bengkulu ya ada beras Seginim ada beras Lebong. Itu aja kadang sampai tempat ke kita paling 6-11 ton itu pun harganya udah mau ngalahin harga beras Padang,” Adi.
Pada salah satu gudang beras terbesar di kota Bengkulu ini juga mengatakan jika tidak setiap tahun selalu ada beras Seginim dan Lebong ini. Bahkan ia menyebut kalah jauh dengan beras daerah Lampung dan Padang yang selalu tersedia.
Penulis : Arista
Editor : Adv. Rindu Gita Tanzia Pinem, S.H., M.H. CPM