Kericuhan PT Agricinal: Polres Bengkulu Utara Tingkatkan Pengamanan

Polres Bengkulu Utara bergerak cepat meningkatkan pengamanan untuk mencegah insiden (Photo : Arista)

 

IndonesiaInteraktif.com, Bengkulu Utara --  Pasca kericuhan yang melibatkan karyawan PT Agricinal dengan masyarakat desa penyangga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Bhumi Pekal (FMBP) pada 23 Desember 2024, Polres Bengkulu Utara bergerak cepat meningkatkan pengamanan untuk mencegah insiden serupa terulang.

Pengamanan diperkuat dengan kehadiran dua kompi personel Brimob dari Polda Bengkulu. Meskipun demikian, aksi pemblokiran jalan yang sempat dilakukan oleh FMBP selama lebih dari satu minggu kini telah dihentikan, dan aktivitas perusahaan telah kembali normal.

Wakapolres Bengkulu Utara, Kompol Kadek Suwantoro, S.IK, SH, M.Ap, menjelaskan bahwa peningkatan pengamanan ini merupakan langkah preventif dari pihak kepolisian.

"Langkah pengamanan ini kami lakukan sebagai bentuk pencegahan terhadap potensi kericuhan susulan atau aksi balas dendam yang mungkin terjadi. Fokus kami adalah menciptakan situasi yang kondusif untuk semua pihak," ujar Kompol Kadek Suwantoro dalam keterangannya, Kamis (26/12/2024).

Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat dan pihak perusahaan untuk menahan diri serta mengutamakan jalur dialog dalam menyelesaikan konflik yang ada.

"Kami mengajak semua pihak untuk mengedepankan komunikasi yang baik dan mencari solusi secara damai, demi menjaga stabilitas dan kenyamanan bersama," tambahnya.

Sementara itu, kondisi di lapangan saat ini dilaporkan berangsur membaik dengan aktivitas masyarakat dan perusahaan berjalan normal. Pihak kepolisian tetap siaga guna memastikan tidak ada ancaman lanjutan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban wilayah tersebut.

 

Penulis : Arista

Editor : Adv. Rindu Gita Tanzia Pinem, S.H., M.H., CPM. CPA