Luar Biasa, Kota Bengkulu Berhasil Turunkan Angka Stunting 10 Persen

Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan angka stunting (gangguan perkembangan anak) di Kota Bengkulu awalnya ada di angka 22,2 persen kemudian berhasil diturunkan ke angka 12 persen. (Foto: google.com)

Indonesiainteraktif.com, Bengkulu -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu berhasil menurunkan angka stunting sebesar 10 persen dalam beberapa tahun terakhir.

Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi mengatakan angka stunting (gangguan perkembangan anak) di Kota Bengkulu awalnya ada di angka 22,2 persen kemudian berhasil diturunkan ke angka 12 persen.

"Penurunan ini bisa terjadi karena kita kerja keroyokan. Ada TNI/Polri, para kader KB, bagaimana kita betul-betul menekan," terangnya, Minggu (29/01/2023).

Meski penurunan ini cukup signifikan, Dedy menegaskan Pemkot Bengkulu belum berpuas diri. Target kedepan, angka stunting berada dibawah 10 persen, seperti 9 persen dan bahkan 4 persen.

Bahkan, di beberapa kecamatan di Kota Bengkulu, telah berhasil menekankan angka stunting menjadi nol persen. Sementara, angka stunting rata-rata nasional sendiri berada di 15 persen.

"Ini menjadi semangat kita semua untuk menekan stunting, sehingga kedepan bisa zero atau bebas stunting di seluruh Kota Bengkulu," sebutnya.

Selain stunting, angka kemiskinan di Kota Bengkulu juga berhasil diturunkan dalam beberapa tahun terakhir. Pengurangan angka kemiskinan ini berhasil diturunkan dari angka 18 persen, dan kini turun ke hingga angka 15 persen. (ZAD)